Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2018

Berdasarkan hasil survey, Penyelenggaraan Pelayanan Publik Puskesmas Banjarejo Kota Madiun secara umum mempunyai kategori kinerja BAIK (78,99%)
Unsur penilaian meliputi:

  • Unsur Kewajaran Biaya / Tarif Pada Pelayanan SANGAT BAIK (4,00)
  • Unsur Perilaku Pelaksana Pelayanan BAIK (3,16)
  • Unsur Prosedur Pelayanan BAIK (3,11)
  • Unsur Kompetensi Pelaksana Pelayanan BAIK (3,11)
  • Unsur Persyaratan Pelayanan BAIK (3,09)
  • Unsur Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan BAIK (3,08)
  • Unsur Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan KURANG BAIK (2,98)
  • Unsur Waktu Penyelesaian Pelayanan KURANG BAIK (2,96)
  • Unsur Sarana dan Prasarana KURANG BAIK (2,94)

Unsur-unsur yang sudah baik akan dipertahankan dan ditingkatkan lagi, sedangkan beberapa unsur yang masuk kriteria KURANG BAIK akan diperbaiki oleh UPTD Puskesmas Banjarejo. Terimakasih Atas Kepercayaan Anda Menggunakan Layanan Kesehatan Kami.

Sudahkan Anak Mendapatkan Vitamin A dan Obat Cacing?

Bulan Agustus merupakan bulan pemberian kapsul vitamin A. Setelah sebelumnya anak-anak sudah mendapatkan suplementasi yang sama pada Bulan Februari 2018. Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing merupakan program tahunan yang dilakukan oleh Pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Madiun sebagai Program Nasional. Continue reading “Sudahkan Anak Mendapatkan Vitamin A dan Obat Cacing?”

Sosialisasi Hasil Survey Keluarga Sehat Tahun 2017

Setelah sukses dengan peluncuran program Germas, pada tahun 2017 seluruh kota di Indonesia termasuk Kota Madiun telah melaksakanan Survey Keluarga Sehat. Survey Keluarga Sehat merupakan salah satu bagian dari PISPK atau Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga.

Pendekatan keluarga dimaksudkan sebagai salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh pelayanan kesehatan di dalam gedung saja, melainkan juga keluar gedung.

Sosialisasi Hasil Survey Kelurarga Sehat dilakukan oleh UPTD Puskesmas Banjarejo selama 4 hari ke depan (Senin, 23 Juli 2018 s/d Kamis, 26 Juli 2018). Lokasi pelaksanaan sosialisasi bertepat di gedung pertemuan kelurahan masing-masing dan dimulai dengan Kelurahan Mojorejo, Kelurahan Kejuron, Kelurahan Manisrejo dan terakhir Kelurahan Banjarejo. Tamu undangan tediri atas perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus poskeskel, kader dan lain sebagainya.

Melalui hasil yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas, drg. Totok Dwi Sanjaya, masih terdapat beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh UPTD Puskesmas Banjarejo dalam rangka mensukseskan Program Indonesia Sehat. Diketahui bahwa di Puskesmas Banjarejo terdapat 3 permasalah utama yaitu: masih adanya gangguan jiwa yang ditelantarkan, penderita hipertensi belum berobat secara teratur dan penderita TB belum berobat sesuai standart. Untuk itulah diperlukan dukungan dan kerjasama dari puskesmas dengan kader dan masyarakat untuk kedepannya dapat meningkatkan capaian ini.

Pertemuan kemudian ditutup dengan diskusi bersama dan tanya jawab perihal rencana tindak lanjut yang dapat dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Banjarejo serta beberapa masukan dari masyarakat. Sehingga masyarakat ikut aktif berpartisipasi dalam keberhasilan Program Indonesia Sehat.

Mempererat Tali Silaturahmi Melalui Halal Bihalal 1439H

Kamis, 28 Juni 2018 Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Madiun melaksanakan kegiatan Halal Bihalal yang berlokasi di Gedung Serbaguna AKPER Soedono Jl. Imam Bonjol. Acara yang diusung dengan tema “Dengan Silaturahim Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah Dan Kinerja, Serta Kembali Ke Fitrah” ini berlangsung meriah dan kondusif. Tuan rumah yang juga bertindak sebagai panitia adalah Puskesmas Banjarejo berdasarkan Surat Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun, Nomor:451/2225/401.103/2013 Tanggal 10 Juli 2013.

Bukan hanya sebagai kegiatan tahunan biasa, Halal Bihalal Keluarga Besar Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana juga dijadikan sebagai ajang untuk mengekspresikan diri serta mempererat tali silaturahmi antar karyawan/ti. Pada Halal Bihalal 1439 H ini, dilaksanakan Lomba Fashion Show, Vocal Group dan Lomba Foto Terheboh. Setiap peserta lomba berusaha untuk memberikan penampilan terbaik mereka di depan para dewan juri yang terdiri atas dr. Rohlina, Ir. FX. Iwan M.Si, dan Heni Siswati.

Selain dua lomba yang dinilai langsung oleh dewan juri, terdapat lomba foto terheboh. Lomba ini baru pertama kali dilaksanakan oleh Panitia Halal Bihalal, yaitu peserta lomba cukup berfoto pada Photobooth yang telah disiapkan oleh panitia untuk kemudian diupload pada akun Facebooknya. Peserta sebelumnya harus sudah berteman dengan Facebook Puskesmas Banjarejo. Terakhir, panitia memilih 3 foto dengan likes terbanyak yang sudah di tag ke Facebook Puskesmas Banjarejo.

Pemenang lomba dalam perayaan Halal Bihalal Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana 1439H yaitu:

Lomba Fashion Show

  • Juara 1 : Dinkes dan KB
  • Juara 2 : Puskesmas Banjarejo
  • Juara 3 : Puskesmas Oro-Oro Ombo

Lomba Vocal Group

  • Juara 1 : Puskesmas Patihan
  • Juara 2 : Puskesmas Oro-Oro Ombo
  • Juara 3 : Puskesmas Demangan

Lomba Foto Terheboh

  • Juara 1 : Eka Ferawaty
  • Juara 2 : Umi Kursiyah
  • Juara 3 : Endah Dwi Mustyorini

Harapannya melalui kegiatan ini, dapat mempererat tali silaturahmi dan kinerja Keluarga Besar Dinas Kesehatan dan Keluarga  Berencana Kota Madiun serta kembali ke fitrah. Terimakasih kepada seluruh peserta lomba maupun tamu undangan yang telah hadir dan selamat kepada para pemenang lomba!?

Raih 7 Penghargaan, Puskesmas Banjarejo Kembali Tunjukan Prestasi dalam Ajang Jambore Kader Kesehatan 2018

Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Madiun senantiasa berusaha mengembangkan inovasi dalam program kesehatan yang ada di Kota Madiun. Salah satu dari sekian banyak kegiatan tahunan yang dimiliki yaitu Kegiatan Jambore Kader Kesehatan. Seperti yang diketahui bahwa dalam setiap kesuksesan program kesehatan tidak terlepas dari adanya peran lintas sektor baik PKK dan masyarakat, utamanya kader kesehatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan, pembinaan, serta meningkatkan pengetahuan, kemampuan, serta keterampilan kader kesehatan. Jambore Kader Kesehatan 2018 dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 16 dan 17 April 2018. Bertempat di Gedung Diklat Kota Madiun, Jl. Duku, kegiatan pada hari pertama terdiri atas pelaksanaan beberapa lomba diantaranya penyuluhan lansia dengan mengangkat tema “peran lansia dalam menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi”, kemudian lomba keterampilan DDTK, dan lomba keterampilan kader Jumantik. Continue reading “Raih 7 Penghargaan, Puskesmas Banjarejo Kembali Tunjukan Prestasi dalam Ajang Jambore Kader Kesehatan 2018”

Tim Puskesmas Banjarejo Sapu Bersih Lomba Jambore SBH Tahun 2018

Dalam rangka Evaluasi Kegiatan SBH maka Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Madiun menyelenggarakan Kegiatan Jambore SBH yang melibatkan seluruh anggota SBH di Kota Madiun. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Maret 2018 di Gedung Diklat Jl. Duku Kota Madiun. Peserta berasal dari anggota SBH yang dibina oleh Petugas Kesehatan Puskesmas terdiri atas Promkes dan Perawat sesuai dengan wilayah kerja masing-masing. Continue reading “Tim Puskesmas Banjarejo Sapu Bersih Lomba Jambore SBH Tahun 2018”

Tingkatkan Peran Kader dalam Pencegahan DBD Melalui Evaluasi Kader Jumantik

Keiatan Evaluasi Kader Jumantik merupakan kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan di Puskesmas Banjarejo. Kegiatan ini sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan pemantauan jentik yang biasanya dilaksanakan di awal tahun. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kader Jumantik di wilayah kerja Puskesmas Banjarejo yang mencakup 4 wilayah kelurahan.

Pelaksanaan Evaluasi Kader Jumantik dilaksanakan selama 4 hari yaitu mulai tanggal 19 Februari 2018 untuk Kelurahan Kejuron, 20 Februari 2018 untuk Kelurahan Banjarejo, 22 Februari untuk Kelurahan Mojorejo dan terakhir dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2018 untuk Kelurahan Manisrejo. Continue reading “Tingkatkan Peran Kader dalam Pencegahan DBD Melalui Evaluasi Kader Jumantik”

Pelaksanaa ORI Difteri, Perlukah?

Pelaksanaan ORI Difteri di SDN 03 Manisrejo pada 5 Februari 2018

Difteri merupakan penyakit bakteri akut yang menyerang tonsil, faring, laring, hidung, dengan gejala spesifik timbulnya membran. ORI merupakan kepanjangan dari Outbreak Respon Immunization. Dasar kegiatan ini mengacu pada Surat Gubernur Jawa Timur Tentang Penetapan Situasi KLB Difteri Jatim Nomor; 460/69/012.4/2018 pada tanggal 8 Januari 2018. Continue reading “Pelaksanaa ORI Difteri, Perlukah?”