PUSKESMAS BANJAREJO KEMBALI MENYABET JUARA UMUM DI JAMBORE KADER TAMAN POSYANDU KOTA MADIUN TAHUN 2019

Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Madiun berupaya untuk meningkatkan kualitas kader taman posyandu yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan fungsi taman posyandu. Dinas Kesehatan dan KB Kota Madiun telah menyelenggarakan kegiatan Jambore Kader Taman Posyandu Tahun 2019 pada tanggal 17 dan 18 Juni 2019 di Gedung Diklat Kota Madiun, Jl. Duku. Jambore kader sebagai ajang untuk memberikan penghargaan dan pembinaan kepada kader.

Kegiatan pada hari pertama terdiri atas pelaksanaan beberapa lomba diantaranya lomba mendongeng dengan mengangkat tema “Stunting”, kemudian lomba deteksi dini tumbuh kembang anak (DDTK) dan lomba bina keluarga balita (BKB). Lomba diikuti oleh kader taman posyandu yang mewakili 27 Kelurahan di Kota Madiun.

Di hari kedua ada lomba senam peregangan yang diikuti oleh 6 Puskesmas di Kota Madiun, yang pesertanya adalah petugas puskesmas sendiri. Senam peregangan memang sangat dianjurkan dilakukan diseluruh OPD di Kota Madiun pada pukul 10.00 WIB dan 14.00 WIB. Pemenang lomba senam peregangan akan dipilih oleh Dinas Kesehatan dan KB Kota Madiun dalam pembuatan video senam peregangan yang terbaru. Juri lomba dalam acara Jambore Kader Taman Posyandu tidak hanya berasal dari Dinas Kesehatan dan KB Kota Madiun saja, melainkan juga dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun dan TP PKK Kota Madiun.

Sebelum pengumuman pemenang lomba, ditampilkan Emo Demo (Emotional Demonstration) oleh kader taman posyandu. Berbeda dengan penyuluhan, Emo Demo adalah salah satu teknik promosi kesehatan yang melibatkan emosi peserta demo melalui simulasi atau permainan yang menarik dan seru. Emo Demo dilakukan di Posyandu dengan sasaran ibu hamil dan menyusui. Acara selanjutnya penyerahan paket Emo Demo Taman Posyandu, secara simbolis diberikan oleh TP PKK Kota Madiun ke Ketua TP PKK kelurahan

Dalam kegiatan Jambore Kader Taman Posyandu Kota Madiun Tahun 2019, Puskesmas Banjarejo berhasil mempertahankan posisi sebagai Juara Umum dengan meraih 7 penghargaan sekaligus, diantaranya:

  • Juara 1 Senam Peregangan
  • Juara 1 BKB oleh Indiyah Sulastri (kader Kelurahan Banjarejo)
  • Juara 2 BKB oleh Wiwiek Budiasih (kader Kelurahan Manisrejo)
  • Juara 3 BKB oleh Nur Wahyuningsih (kader Kelurahan Kejuron)
  • Juara Harapan 3 BKB oleh Sulistyowati (kader Kelurana Mojorejo)
  • Juara Harapan 2 Mendongeng oleh Yani Puspita (kader Kelurahan Banjarejo)
  • Juara 1 DDTK oleh Desi Dwi Prastiwi (kader Kelurahan Kejuron)

Jambore kader bukanlah hanya merupakan ajang pertandingan dalam memperebutkan juara. Tetapi lebih dari itu jambore kader adalah ajang silaturahmi, ajang tukar informasi dan berbagi pengalaman sehingga menjadi kesempatan yang baik untuk menambah ilmu dan pengalaman bagi para kader taman posyandu. (Anggi/red)